Sosialisasi Peace Corps Volunteer di ruang Lab Givan’s Kupang, Rabu (6/5/2026).
Sosialisasi Peace Corps Volunteer di ruang Lab Givan’s Kupang, Rabu (6/5/2026).

sergap.id, KUPANG SMA Katolik Giovanni (Givan’s) Kupang akan menjadi salah satu sekolah penerima program Peace Corps Volunteer, dengan penugasan relawan selama 2 tahun 3 bulan yang dijadwalkan mulai Januari 2027. Kehadiran relawan ini diharapkan menjadi penguatan mutu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Program ini disosialisasikan oleh perwakilan Peace Corps, yakni Rizal, M.S.Ed. (Program Specialist) dan Erick Firmansyah, M.Pd. (Language and Cultural Coordinator), dalam kunjungan resmi ke Givan’s, Rabu 6 Mei 2026.

  • Tentang Peace Corps

Peace Corps merupakan lembaga independen Pemerintah Amerika Serikat yang mengirim relawan ke berbagai negara mitra di seluruh dunia. Organisasi ini didirikan pada 1 Maret 1961 oleh Presiden John F. Kennedy.

Sejak berdiri, lebih dari 240.000 warga Amerika telah menjadi relawan di 142 negara. Sebelum sempat terhenti akibat situasi global, tercatat 7.334 relawan bertugas di 61 negara, termasuk Indonesia. Saat ini program telah kembali berjalan di 58 negara, dengan rata-rata usia relawan sekitar 26 tahun.

  • Peran dan Kriteria Relawan

Relawan Peace Corps merupakan warga negara Amerika Serikat yang mencerminkan keberagaman budaya. Di Indonesia, mereka ditempatkan di jenjang SMP, SMA, SMK, MA, dan MTs, terutama untuk mengajar Bahasa Inggris.

Adapun kriteria relawan antara lain, minimal berusia 18 tahun hingga usia pensiun guru, berpendidikan minimal S-1 dari berbagai disiplin ilmu, memiliki pengalaman serta pelatihan mengajar, menjalani masa penugasan selama 2 tahun, diawali pelatihan pra-tugas 10–12 minggu.

  • Misi dan Skema Pengabdian

Peace Corps memiliki misi utama mempromosikan perdamaian dunia dan persahabatan melalui tiga tujuan, yakni membantu masyarakat memenuhi kebutuhan tenaga terlatih, meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia terhadap budaya Amerika, dan meningkatkan pemahaman masyarakat Amerika terhadap Indonesi.

Adapun bentuk pengabdian meliputi Peace Corps Volunteer selama 2 tahun 3 bulan, Peace Corps Response 6–12 bulan, dan Virtual Service Pilot 3–6 bulan.

  • Timeline Program di SMA Giovanni

Suntikan program di SMA Katolik Giovanni ini akan berjalan dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Juli–Agustus 2026: Survei lanjutan ke sekolah dan keluarga asuh.
  2. September 2026: Kedatangan calon relawan di Indonesia.
  3. September–Desember 2026: Pelatihan pra-tugas.
  4. Januari 2027: Relawan mulai mengajar di sekolah

Selama bertugas, para relawan akan berperan sebagai guru Bahasa Inggris yang berkolaborasi dengan guru setempat.

Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, Romo Stef Mau, menyambut positif program ini. Ia menyatakan bahwa kepercayaan dari Peace Corps merupakan pengakuan atas kualitas sekolah.

“Sebagai kepala sekolah, tentu kami sangat senang dan bangga. Ini menunjukkan bahwa sekolah kita mendapat perhatian berkat kerja keras guru, pegawai, dan dukungan orang tua. Program ini menjadi daya ungkit mutu sekaligus tantangan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak menerima informasi pada November 2025 dan melakukan koordinasi intensif, termasuk pertemuan daring pada 3 Maret 2026, pihak sekolah terus menjalin komunikasi dengan Peace Corps Indonesia hingga terlaksananya kunjungan resmi hari ini.

“Ke depan, kami bersama para guru akan terus mencari terobosan demi kemajuan sekolah. Semua ini terwujud karena kerja sama dan semangat bersama untuk membangun SMAK Giovanni Kupang,” tutupnya. (nes/nes)