Suporter memasuki lapangan ketika pertandingan antara Fajar Timur FC dan Betun FC sedang berlangsung di lapangan umum Betun, Rabu (23/5/18).

sergap.id, BETUN – Fajar Timur FC berhasil melangkah ke babak final Pilgub NTT Cup setelah mampu mengalahkan Betun FC dengan skor tipis 1-0.

Namun pertandingan yang digelar di Lapangan Umum Betun pada Rabu (23/5/18) sore tadi diwarnai aksi lempar gelas air mineral dan mengenai wasit. Diduga lemparan tersebut dilakukan oleh pemain Betun FC yang kecewa karena diberi kartu kuning oleh wasit.

Sejak pluit berbunyi, skuad Fajar berusaha membangun serangan dari semua lini ke pertahanan Betun. Begitupun sebaliknya. Kedua tim memperagakan permainan atraktif hingga tercipta sejumlah peluang meski tidak berbuah gol.

Pertandingan yang dipimpin Wasit Yerem Nahak bersama asisten wasit Maksi dan Alan ini awalnya berjalan aman.

Ratusan penonton yang mengelilingi lapangan juga terlihat bersemangat memberikan dukungan kepada tim mereka masing-masing.

Karicuahan mulai muncul ketika pada menit terakhir babak pertama, pemain Betun bernomor punggung 18 melakukan kesalahan di kotak pinalti. Tangannya menyentuh bola dan wasit menunjuk titik putih.

Bomber Fajar, Adi Leki (17) pun dipercaya untuk mengeksekusi bola mati. Namun sayang tendangan pemain yang pernah membawa Persema Malaka ke Semi Final EMTC 2016 itu melebar ke sisi gawang. Spontan penonton menghuranya.

Hingga turun minum kedudukan kedua tim masih 0-0. Masuk di bakak kedua, saling serang kembali terjadi. Adu strategi nampak dalam permainan. Berkali kali tembakan ke arah gawang berhasil dihalau penjaga gawang masing-masing.

Namun di menit ke 15, skuad Fajar bernomor punggung 14 berhasil merobek gawang Betun setelah mendapat umpan manis dari Adi leky.

Setelah tertinggal, Betun terus membangun serangan. Tapi selalu gagal karena berhasil dipatahkan oleh pemain bertahan dan penjaga gawang Fajar.

Pada menit ke 37  pemain BFC bernomor punggung 6 diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua.  Karena jengkel, salah satu pemain Betun melempar wasit dengan gelas air mineral.

Walau begitu pertandingan tetap dilanjutkan hingga pada menit ke 40 bentrokan terjadi antar pemain kedua tim dan suporter memasuki lapangan.

Pertandingan sempat terhenti selama 7 menit sebelum dilanjutkan kembali dengan skor akhir 1-0 untuk kemenangan Fajar.

Ketua PSSI ASKAB Malaka ikut turun ke lapangan menenangkan para pemain dan suporter.

Pilgub NTT Cup 2018 ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Malaka guna memeriahkan Pilgub NTT 2018 yang bakal dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. (sel/sel)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.