M saat diamankan polisi.
M saat diamankan polisi.

sergap.id, ENEK – Senin (14/6/21) malam, sekira pukul 18.30 Wita, tim Buru Sergap (Buser) Polres Nagekeo berhasil mengamankan M, pria yang diduga sebagai pelaku pembakaran tiga buah patung di Kapela Santo Yosep yang terletak di Kampung Enek, Kelurahan Mbay II, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, pada Kamis (10/6/21) lalu.

Pelaku ditangkap berkat kesigapan warga yang terus mengawasi Kapela sejak kejadian Kamis pagi itu.

Awalnya sekitar pukul 17.00 Wita, salah seorang warga melihat ada seseorang mencurigakan sedang berada di sekitar Kapela.

Informasi ini kemudian diteruskan ke warga lain. Tak lama kemudian warga pun berkumpul dan menuju Kapela dengan maksud menanyakan apa tujuan M datang ke Kapela.

Namun belum sempat bertanya, M melarikan diri. Spontan warga pun mengejarnya dan berhasil menangkapnya.

Dari interogasi warga diketahui M merupakan warga dari kelurahan tetangga, yakni Kelurahan Dhawe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

SERGAP yang kebetulan berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung menghubungi Kapolres Nagekeo, AKBP. Agustinus Hendrik Fai, SH. MH.

10 menit kemudian enam orang Anggota Polres Nagekeo dibawah komando Kanit Buser Aipda Aswan Edo tiba di TKP dan langsung membawa M ke Mapolres Nagekeo.

Informasi yang dihimpun SERGAP, menyebutkan, M diduga sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebab sebelumnya, M juga dilaporkan pernah masuk ke Kapela Dhawe dan mengambil Sibori dari dalam Tabernakel.

Sibori adalah bejana serupa piala dengan tutup diatasnya yang biasa digunakan sebagai tempat hosti saat komuni di Gereja Katolik. Sementara Tabernakel adalah tempat penyimpanan Sibori dan lain-lain.

BACA JUGA: Tiga Patung di Kapela Mbay II Hangus Dilahap Api

Kapolres Nagekeo melalui Kasat Reskrim, Iptu. Rifai, SH, membenarkan jika M diduga sebagai ODGJ. “Saat ini sedang diperiksa penyidik,” kata Rifai. (sg/sg)

4 COMMENTS

  1. Itu benaran ODGJ? Kok mengincar kapela, kok bisa ambil sibori di tabernakel, kan di di kapela atau greja masih bnyk brg2 yg lain

  2. apaun alasannya , hukum tetap berjalan , dan diperlukan kajian untuk memastikan apakah benar ODGJ atau hanya mau menutupi kesalahannya dengan alasan tsb . 🙏tabe

  3. ODGJ segera diobati di Rumkit khusus penyakit jiwa. Perlu dipikirkan rmh skt jiwa di Nagekeo spy dpt mengakomodir org yg seperti ini.

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here