Kota tepian air atau waterfront city Labuan Bajo (foto: Brantas Abipraya)
Kota tepian air atau waterfront city Labuan Bajo (foto: Brantas Abipraya)

sergap.id, JKARTA – Target vaksinasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai sekitar 3,8 juta. Namun per hari ini baru sedikit warga yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan, 8 Agustus 2021, program vaksinasi di NTT masih memiliki angka yang kecil. Dengan target vaksinasi 3,8 juta, data menunjukkan warga yang menerima vaksin dosis pertama baru sebanyak 610.570 peserta, sementara untuk dosis kedua sebanyak 329.900 peserta.

“Oleh karenanya, Kemenparekraf akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan tentunya melibatkan peran serta dunia usaha untuk menghadirkan sentra vaksinasi di tempat wisata atau yang kita sebut sebagai VANIC (vaksinasi asyik di tempat piknik),” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Jadi, kata Sandiaga Uno, masyarakat yang divaksinasi di objek wisata bisa menikmati keindahan alam sambil juga rehat sejenak, salah satu tempat vaforit di NTT adalah Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.

“Badan Otorita Labuan Bajo Flores bersama mitra terkait juga berencana akan mengadakan sentra vaksin di Labuan Bajo,” ucapnya.

Pelaksanaan vaksinasi di tempat piknik ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi C19. Harapannya target vaksinasi tercapai.

“Target Kemenparekraf sampai September 2021 dapat memvaksin lebih dari 450.000 masyarakat dan pelaku parekraf yang tervaksinasi melalui sentra vaksin yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf,” pungkasnya.

Kemenparekraf menciptakan lebih banyak sentra vaksinasi dengan kolabor-aksi, diantaranya dengan pemilik venue, kemitraan dengan Perusahaan Nasional dan Multi Nasional, kemitraan dengan Fasilitas kesehatan (online/offline), dinas kabupaten/ kota dan lain sebagainya. (peldet)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here