Puing-puing kebakaran rumah adat di kampung Napaulun, Desa Bunga Muda, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu (30/8/20) siang.
Puing-puing kebakaran rumah adat di kampung Napaulun, Desa Bunga Muda, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu (30/8/20) siang.

sergap.id, ILE APE – 25 rumah adat di kampung Napaulun, Desa Bunga Muda, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu (30/8/20) siang, ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, menjelaskan, saat terjadi kebakaran, dirinya yang sedang berada di Kupang sempat menghubungi petugas mobil kebakaran pada Badan Penananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata.

Namun sebelum petugas BPBD sampai di lokasi kebakaran, 25 rumah adat sudah rata dengan tanah.

Masyarakat sempat berupaya memadamkan api, namun upaya itu sia-sia. Sebab kebakaran terjadi di siang hari dalam suhu yang sangat panas dan angin kencang, sehingga api menjalar dengan sangat cepat.

Penyebab kebakarannya pun hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

“Kampung Napaulun itu sering disebut kampung lama. Disitu ada 33 rumah adat milik 33 suku yang mendiami Desa Bunga Muda dan Desa Napasabok. Peristiwa kebakaran tadi menghanguskan 25 rumah. Sedangan 8 lainnya selamat dari kebakaran,” ujar Thomas kepada SERGAP di Kupang, Minggu (30/8/20).

Data rumah terbakar tersebut, kata Thomas, ia dapat dari Kepala Desa (Kades) Bunga Muda, Bernadus Parlete Lagamaking.

“Saya kontak pak Kades, menurut pak Kades, kerugian per rumah adat itu ditaksir Rp 20 juta. Sehingga totalnya (25 rumah x 20 juta) sekitar Rp 500 juta,” ucapnya.

Puing-puing kebakaran rumah adat di kampung Napaulun, Desa Bunga Muda, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu (30/8/20) siang.
Puing-puing kebakaran rumah adat di kampung Napaulun, Desa Bunga Muda, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu (30/8/20) siang.

Beruntung dalam bencana kebakaran ini tidak ada korban jiwa.

“Tapi sejumlah barang pusaka seperti piring dan lain-lain ikut hangus terbakar,” pungkasnya. (cis/al)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.