Rumah warga Desa Waekokak terendam banjir, Selasa (2/2/21).
Rumah warga Desa Waekokak terendam banjir, Selasa (2/2/21).

sergap.id, MBAY – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Nagekeo, Agustinus Pone, mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi luas lahan sawah dan pemukiman warga Desa Waekokak yang terendam banjir.

“Hasil identifikasi, untuk sementara belum ada kerugian,” ujar Pone kepada SERGAP, Kamis (4/2/21).

Menurut dia, terkait bencana banjir  yang sering melanda Desa Waekokak, Penjabat Kepala Desa telah berkomitmen sekaligus mengambil langkah antisipasi banjir susulan dengan cara hari ini Jumat (5/2)21) seluruh warga dikerahkan untuk melakukan kerja bakti memperbaiki saluran pembuangan yang tersumbat.

“Jika ada kerugian bagi warga yang lahan sawahnya terendam banjir, maka Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Desa Waekokak yang akan melakukan identifikasi, sekaligus menghitung berapa besar kerugian yang dialami oleh petani. Dan, berdasarkan data laporan hasil taksasi kerugian itu, Pemerintah Desa dan PPL segera membuat laporan ke Pemda untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Asal tahu saja, dua proyek Saluran Pembuangan (SP) di Waekokak menjadi penyebab banjir yang kemudian merendam pemukiman warga dan persawahan milik warga. Pasalnya, SP yang berasal dari dana BPBD dibuat tanpa pasangan beton. Sementara ujung SP yang dikerjakan pakai dana desa buntu. Akibatnya ketika hujan deras, banjir meluap dan merendam rumah dan sawah milik warga.

Diduga kedua proyek tersebut dikerjakan tanpa perencanaan yang baik.

BACA JUGA: Rumah dan Sawah Milik Warga Waekokak Terendam Banjir

“Penetu kebijakan harus bertanggung jawab. Saya kecewa. Kedepannya semua proyek harus dimulai dengan perencanaan yang matang. Jangan asal jadi. Karena yang rugi masyarakat kita sendiri,” ujar Ketua DPRD Nagekeo, Marselinus Adjo Bupu, kepada SERGAP, Kamis (4/2/21). (sg/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here