Warga dan aparat saat akan mengevakuasi korban ke rumah sakit Betun.
Warga dan aparat saat akan mengevakuasi korban ke rumah sakit Betun.

sergap.id, BETUN – DK, umur 44 tahun, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa, menyerang dan menganiaya RTS¸ umur 63 tahun, hingga meninggal dunia.

Pelaku merupakan warga Dusun Ikumuan Utara, Desa Besikama. Sedangkan korban adalah warga Dusun Tualaran, Desa Maktihan.

Desa pelaku dan korban bertetangga di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Warga menyebut, Sabtu (20/2/21) siang, pelaku yang selama ini diketahui sebagai ‘orang gila’ atau sakit jiwa itu datang ke rumah korban dengan sepeda motor merk Revo Blade. Motor kemudian diparkirkan di halaman rumah korban.

Setelah itu pelaku langsung masuk ke rumah korban lewat pintu depan.

Di dalam rumah pelaku bertemu dan bertanya kepada korban, “in bei iha nebe (mama tua di mana)”. Pelaku kemudian masuk ke kamar keluarga sambil membawa dua buah batu yang di pegang di tangan kiri dan kanan.

Pelaku lantas merusak lemari dan meja rias di kamar itu.

Setelah itu, pelaku keluar sambil memegang sebuah batu di tangan kanan.  Ia kemudian menyerang korban dengan cara memukul belakang korban dengan batu sebanyak dua kali. Setelah itu korban diseret ke luar rumah.

Setibanya di depan rumah, pelaku kembali memukul korban dengan batu sebanyak lima kali di bagian kepala. Korban akhirnya meninggal dunia.

Saat pelaku menyerang korban, sejumlah warga sempat berteriak minta tolong. Namun tak ada yang berani mendekat. Karena pelaku melempari warga dengan batu.

Beruntung salah seorang polisi berpakaian preman tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan bersama-sama warga mengamankan pelaku.

Korban mengalami luka parah di kepala dan wajah.

Korban dan pelaku kemudian di bawa ke rumah sakit Betun untuk pemeriksaan medis. (sb/sb)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here