Juru Bicara Gugus Tugas Percepatana Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatana Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si.

sergap.id, KUPANG – Kamis (7/5/20) malam lalu, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Jelamu Ardu Marius, mengatakan, pihaknya akan mengumukan hasil tes swab lab PCR RSUD WZ Yohannes Kupang pada Jumat (8/5/20) sore.

Namun pengumuman 46 sampel tes swab itu batal lantaran tim penguji masih melakukan tes ulang untuk memastikan akurasi hasil tes swab.

Pemeriksaan swab dengan metode PCR ini sudah mulai dilakukan di RSUD WZ Yohannes Kupang sejak Kamis (7/5/20).

Kehadiran lab ini untuk mempercepat tes swab agar diketahui pemerintah dan masyarakat guna lebih cepat mencegah penyebaran virus corona di nusa terindah ini.

Nah…. karena batal diumumkan pada Jumat (8/5/20) kemarin, Marius kembali berjanji akan mengumumkan hasil tes swab itu pada hari ini, Sabtu (9/5/20).

“Masyarakat NTT dimanapun berada, terkait hasil pemeriksaan swab 46 sampel yang sudah diperiksa di laboratorium RSUD Prof Dr WZ Johanes Kupang, kami mau menginformasikan bahwa esok (hari ini) Sabtu (9/5/20) sore akan dijelaskan lebih teknis oleh Bapak Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTT,” ujar Marius.

Menurut dia, Dinkes dan RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang ingin memastikan hasil swab yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat.

“Kita harus memastikan hasil pemeriksaan itu benar-benar objektif dan ada penyesuaian peralatan. Hasil dari setiap kabupaten perlu dicek lebih teliti dan tentu saja kita berharap hasil objektif untuk memastikan positif atau negatif. Ada bebarapa hasil swab yang harus diperiksa kembali karena hasil yang samar-samar. Perlu dicek lagi. Sehingga yang kita publish adalah data yang sudah terkonfirmasi secara baik. Itulah alasan sehingga tidak dapat dirilis ke publik (kemarin itu),” ucap Marius. (cs/cs)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.