Kornelis Kukak Belaon Making alias Kevin.
Kornelis Kukak Belaon Making alias Kevin.

sergap.id, ILE APE – RW, janda anak satu, mengaku sudah 6 tahun menjalin cinta dengan Kepala Desa (Kades) Tagawiti terpilih, Kornelis Kukak Belaon Making alias Kevin.  

Terakhir, hubungan keduanya kepergok oleh Mama Besar (Mabes) RW berinisial AR pada tanggal 4 November 2021 pukul 01.00 Wita.

ND, salah satu keluarga RW, mengatakan, kejadian tengah malam itu berawal dari Kevin menemui RW di kios milik RW yang bangunannya menyatu dengan rumah milik orang tua RW di Tagawiti.

Kedatangan Kevin, diamati oleh AR. Termasuk ketika Kevin bersama RW di dalam kios. AR sempat mendengar krasak krusuk di dalam kios. Namun kurang jelas apa yang terjadi.

Karena penasaran, AR menuju pintu belakang kios. Tak lama kemudian pintu kios terbuka dan Kevin keluar. Saat itu AR menyenter wajah Kevin sembari berkata, “Pulang Sudah!”.  Karena takut, Kevin melarikan diri lewat lorong rumah warga.

Namun kehadiran Kevin di kios RW tersebut membuat geger seisi kampung. Apalagi saat itu sedang berlaku hari tenang menjelang Pilkades serentak 8 November 2021.

Keluarga kemudian tahu bahwa Kevin dan RW sudah lama menjalin cinta.

Karena itu, keluarga RW mengadu ke FL, Pemangku Adat Suku Belaon Making, yang juga keluarga Kevin, agar Kevin bertanggungjawab terhadap apa yang telah diperbuatnya.

Keluarga RW berharap ada pertemuan adat antara keluarga Belaon Making dengan Suku Lamabelawa atau sukunya RW. Namun komunikasi ini tidak ada tindaklanjutnya.

Karena tak direspon, Keluarga RW mengadukan hal tersebut kepada Makarius Goni, Kepala Dusun IV, Tagawiti, guna memanggil keluarga Belaon Making untuk bertemu dengan keluarga Lamabelawa.

“Tapi tidak juga diindahkan. Sehingga yang ketiga, Ketua Suku Lamabelawa (Amrullah Mude) ketemu Kepala Desa Tagawiti untuk memediasi. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjut”, ujar ND.

Kevin sendiri diketahui telah memiliki istri dan empat orang anak.

“Saya tahu dia sudah beristri. Tapi dia janji mau nikahi saya, dan kata dia, saya akan dijadikan istri kedua. Setiap kali bertemu, dia selalu bilang begitu, makanya saya percaya”, ujar RW kepada SERGAP, Kamis (25/11/21) malam.

Menurut RW, tuntutan agar pemangku adat dan pemerintah desa memfasilitasi pertemuan antara keluarganya dengan keluarga Kevin, hanya untuk memastikan bahwa benar selama ini Kevin memiliki hubungan khusus dengan dirinya.

“Keluarga hanya mau dia bertanggungjawab. Mau ada pengakuan dari dia”, tegas RW.

“Apalagi dia sudah janji bahwa dia tidak main-main dengan saya. Dia janji mau nikahi saya. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahwa dia mau bertanggungjawab”, pungkas RW.

Terpisah, Kevin yang dihubungi SERGAP per telepon, Kamis (25/11/21) malam, enggan memberi penjelasan soal hubungannya dengan RW.

“Saya tidak ada urusan dengan…..(RW)”, ucapnya.

Ditanya apakah pernah berjanji akan menikahi RW? Kevin mengaku tidak pernah berjanji. “Kalau urusan itu saya tidak tahu. Saya tidak bisa jawab. Saya tidak tahu persoalan itu”, ujarnya.

KP, keluarga RW, berharap Kepala Badan (Kaban) Pemberdayaan Desa (PMD) dan Bupati Kabupaten Lembata segera menyikapi dugaan perselingkuhan ini agar terselesaikan dengan baik.

“Ini benar-benar memalukan. Bagaimana mungkin calon pemimpin dengan moralitas seperti ini bisa diharapkan untuk memimpin dengan baik kedepan”, tukasnya.  (kev/kev)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here