Ketua RW 06, Desa Soba, Meliaki Adonis (46)
Ketua RW 06, Desa Soba, Meliaki Adonis (46).

sergap.id, KUPANG – Melanton Aronis (63), Tokoh Masyarakat Desa Soba, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, mengatakan, ada ketidakjujuran aparat Pemerintah Desa (Pemdes) Soba dalam membuat laporan data korban bencana Seroja yang melanda daerah itu, Senin (5/4/21) lalu.

“Rumah tinggal yang rusak berat dan tidak bisa ditinggali lagi dikategorikan rusak ringan. Sementara rumah rusak ringan dikategorikan rusak berat. WC rusak ringan dikategorikan rumah rusak berat. Bahkan ada rumah yang sebelum bencana tidak dihuni dan kondisinya sudah rusak, terdata sebagai rumah rusak berat,” beber Aronis saat mendatangi Redaksi SERGAP, Rabu (28/4/21) siang.

Selain memanipulasi data rumah, kata Aronis, ada sebagian rumah warga yang kondisinya juga rusak berat, tapi tidak didata, termasuk rumahnya.

“Rumah saya rusak berat. Kayu atap beserta seng rumah diangkut badai. Tapi rumah saya tidak didata. Ketika istri saya tanya, KaUr Pemerintahan (Pemdes Soba), Harun Boy Kapitan, mengatakan, rumah saya nanti didata pada gelombang ke 2. Sementara tetangga saya, namanya Martin Meo, rumahnya hanya rusak pada dinding, tapi didata sebagai rumah yang rusak berat,” ujar Aronis.

Karena itu, dia meminta tim pendataan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang untuk melakukan pendataan ulang dan verifikasi ulang jumlah rumah yang rusak akibat bencana di Desa Soba.

“KaUr pemerintahan yang memanipulasi data. Seharusnya pemerintah tidak memilih bulu dalam mendata dan memverifikasi kerusakan akibat bencana,” tegasnya.

Ketua RW 06, Desa Soba, Meliaki Adonis (46), mengatakan, di lingkungannya juga ada rumah rusak berat yang tidak didata. Hal ini terlihat dalam Keputusan Bupati Kupang Nomor: 123/KEP/HK/2021 tanggal 12 APRIL 2021 tentang jumlah kerusakan rumah berdasarkan kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat pasca bencana angin topan dan banjir akibat siklon tropis Seroja yang terjadi di Kabupaten Kupang tahun 2021.

“Disitu nama Oki, warga saya, namanya tidak ada. Padahal rumahnya rusak berat. Atap rumahnya dihantam badai dan telempar di halaman tetangga,” ucap Adonis.

Berdasarkan Keputusan Bupati Kupang Nomor: 123/KEP/HK/2021, hanya 60 rumah yang terdata sebagai rumah rusak berat, sedang, dan ringan, yakni rumah milik:

  1. ABRAHAM TANENO FUNAN
  2. BENYAMIN SIKI
  3. YESKIAL TIMUNENO
  4. FERDERIKA TIRAN
  5. MELKIANUS OTEMUSU
  6. MARTEN BABIS
  7. KORNALIA FINIT
  8. NELCI ORA
  9. KOSMAS ORA
  10. TERSIA SIKI
  11. KALVIN HAILITIK
  12. YONATAN NEOLAKA
  13. OBET NAMAH
  14. RIDOLOF KASEH
  15. YOHANIS TIRAN
  16. YOHANA ORA
  17. OKTOFIANUS ITTU
  18. WELLEM ITTU
  19. TOFILUS BABIS
  20. FRANS TANEHE
  21. FELIPUS A. RUTHA
  22. NAOMI TANEHE
  23. MOSES NOMESEO
  24. ALBRET A. ORA
  25. BASTIAN KASEH
  26. YOHANIS LASBOY
  27. NAHUM JEFERSON KASEH
  28. ALBERTINA KAPITAN
  29. SALOMI BANO
  30. NELCI BANO
  31. MAIDEN OTEMUSU
  32. FELIPUS KAPITAN
  33. BENYAMIN SEGER
  34. FRIT SIMSON BANO
  35. VIKTOR SIKI
  36. IMANUEL OTEMUSU
  37. YOHANIS KASEH
  38. SEMUEL SIKI
  39. MELANTON KASEH
  40. NOCH ELI BANO
  41. SOFIA SIKI
  42. ALEKS KAPITAN
  43. SILPA BANO
  44. YUNUS KASEH
  45. ALFONSUS PETRUS BANO
  46. ABRAHAM KIKHAU
  47. MUNI MELIAKHI BANO
  48. JUBLINA SIKI
  49. MARDIAL FELIPUS TAUNU
  50. SIMSON KAPITAN
  51. SEMUEL SIKI
  52. ASAN KAPITAN
  53. MUSA SIKI
  54. MELANTON ADONIS
  55. PETRUS ADONIS
  56. YUBLINA ALLE
  57. MALKI MEO
  58. ALFRET BATMARO
  59. DIKER KAPITAN
  60. SEPRI NENO

Ongky Maurit Ga alias Oki (36), warga RW 06, Desa Soba, membenarkan bahwa rumah miliknya rusak berat akibat diterpa badai Seroja.

“Atap rumah, atap Kios, dan atap Teras, semuanya hancur disapu badai. Tapi rumah saya tidak terdata sebagai kerusakan akibat bencana. RT tidak pernah ambil data tentang rumah saya. Dan, di SK Bupati itu tidak ada nama saya. Anehnya rumah yang tidak berpenghuni selama ini, serta kondisinya sudah rusak berat sebelum bencana, justru terdata sebagai rumah yang terkena badai Seroja atas nama pemilik Alfret Batmaro (nomor 58 yang juga menjabat sebagai Ketua Rt),” papar Oki.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, KaUr Pemerintahan dan Alfret Batmaro belum berhasil dihubungi SEGAP. (red/red)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here