Sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di RSUD SK Lerik, dan RS Siloam Kupang.
Sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di RSUD SK Lerik, dan RS Siloam Kupang. (foto: ilustrasi)

sergap.id, KUPANG – Salah satu pasien dari 7 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang meninggal dunia pada hari Minggu (6/9/20) saat sedang dirawat di RSUD S.K Lerik Kota Kupang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati saat ditemui di Gedung DPRD Kota Kupang malam tadi, Senin (7/9/20), sekira pukul 18.35.Wita, menjelaskan, pasien meninggal tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Makassar yang sempat singgah di Surabaya.

Sebelum dirawat di RSUD SK Lerik, almarhum sempat dirawat di RS Siloam Kupang.

“Keluhannya batuk dan sesak napas. Setelah diambil swab dan hasilnya positif langsung dirawat di RSUD K Lerik. Pasien ini juga mempunyai penyakit jantung. Pasien berusia 56 tahun,” ujar Retnowati.

Dengan tambahan kasus pasien meninggal ini, kata Retnowati, di Kota Kupang tercatat sudah ada dua kasus meninggal.

Ia menyebutkan, ada enam pasien positif Covid-19 sedang dirawat di RSUD S.K. Lerik, RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang, dan RST Wira Sakti.

Menurut Retnowati, pasca Kota Kupang keluar dari zona merah beberapa waktu lalu, muncul dua kasus pertama yang merupakan pasangan suami-istri di Kelurahan Naimata. Pasien ini merupakan pelaku perjalanan dari Malang, selanjutnya kasus positif berikutnya adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Undana, pelaku perjalanan dari NTB.

Berikutnya adalah satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang merupakan pelaku perjalanan dari Surabaya. Pasien ini merupakan pelaku perjalanan yang baru selesai berobat di sana, dan saat ini sementara dirawat di RSUD W. Z. Johannes Kupang.

Sementara pasien yang saat ini dirawat di RST Wira Sakti merupakan warga kelurahan Kelapa Lima. Pasien ini mengalami keluhan pada 30 Agustus, dan langsung diperiksa, diambil swab pada 1 September. Pada 3 September dinyatakan positif Covid-19.

Pasien yang sedang dirawat di RS Wira Sakti itu awalnya mengeluh batuk dan sakit kepala serta keluhan diabetes. Tanggal 1 September diambil swab dan hasilnya positif, tetapi keadaannya sekarang ini sudah mulai membaik.

Sedangkan pasien positif ke 7 sementara ini dirawat di RSUD S. K Lerik, yang merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta. Dia adalah warga Kelurahan Liliba, berusia 61 tahun. Hasil tracing pasien ke-7 ini sudah dilakukan dan sudah dilakukan pengambilan swab terhadap 5 orang dan sementara menunggu hasil.

“Jadi total kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang sebanyak 7 orang, meninggal satu orang dan masih dirawat enam orang,” kata Retnowati.

Semantara itu, Direktur Utama RSUD S.K Lerik, Marsiana Halek, mengatakan, pasien meninggal dirujuk ke RSUD SK Lerik pada tanggal 3 september 2020 sekitar jam 5 sore, dan meninggal pada Minggu (6/9/20) sore, sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat ini pasien sudah dikuburkan oleh tim gugus tugas covid-19 kota kupang di tempat penguburan umum Fatukoa.

“Kita selalu berupaya untuk merawat pasien yang positif Covid-19. Dalam perwatannya juga penanganannya sama,” tegasnya. (adv/adv)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.