Yakobus Boro Bura, S.Pd
Yakobus Boro Bura, S.Pd

sergap.id, KUPANG – SMK Negeri 5 Kupang tak hanya menjadi tempat siswa menimba ilmu kejuruan. Sekolah ini kini membuka ruang pelayanan keterampilan gratis bagi masyarakat sekaligus menjadikan layanan tersebut sebagai ruang praktik nyata bagi para siswa.

Program tersebut melibatkan sejumlah kompetensi keahlian yang dimiliki SMKN 5 Kupang, di antaranya teknik otomotif, teknik elektronika industri, teknik tenaga listrik, serta teknik energi terbarukan.

Sementara siswa Desain Komunikasi Visual turut dilibatkan dalam dokumentasi dan publikasi kegiatan melalui media sosial sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 5 Kupang, Yakobus Boro Bura, S.Pd., mengatakan program tersebut dirancang agar kompetensi siswa tidak berhenti di ruang kelas.

“Kita harapkan siswa sungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Yakobus kepada SERGAP, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, ketika layanan berlangsung, siswa tidak hanya mempraktikkan keterampilan sesuai bidang keahlian, tetapi juga belajar berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

Mereka dilatih menghadapi kebutuhan nyata di lapangan, bekerja sesuai kompetensi, sekaligus mengembangkan kemampuan public speaking.

“Karena saat layanan gratis berlangsung, siswa dilatih untuk public speaking dan mendapatkan pengalaman praktik di lapangan,” jelasnya.

  • Sekolah Hadir untuk Masyarakat

Bagi SMKN 5 Kupang, layanan gratis tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pendidikan kejuruan dengan kebutuhan masyarakat.

Sekolah tidak hanya mencetak lulusan yang memahami teori, tetapi juga membiasakan siswa menghadapi persoalan dan kebutuhan nyata di lingkungan sekitar.

Model pembelajaran seperti ini membuat siswa memperoleh pengalaman langsung sebelum nantinya masuk ke dunia kerja maupun dunia usaha dan industri.

Yakobus mengatakan, sekolah akan terus mendorong agar berbagai kompetensi yang dimiliki siswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

  • Tetap Berjalan Meski Dipimpin Plt

Di tengah program pelayanan tersebut, roda manajemen SMKN 5 Kupang tetap berjalan meski posisi kepala sekolah saat ini masih dijabat Pelaksana Tugas.

Yakobus mengungkapkan, dirinya sudah menjalankan tugas sebagai Plt selama sekitar empat bulan dan masa tugas tersebut telah diperpanjang.

“Sudah jalan empat bulan sekarang. Diperpanjang, betul,” tegasnya.

Selain menjalankan tugas sebagai Plt, Yakobus tetap melaksanakan tanggung jawabnya sebagai guru bidang keahlian bangunan.

Ia menegaskan, status Plt tidak boleh mengurangi pelayanan pendidikan.

Guru tetap mengajar, siswa tetap belajar dan administrasi sekolah tetap berjalan sesuai kewenangan.

“Sekolah harus tetap berjalan normal,” ucapnya.

Bagi SMKN 5 Kupang, keberadaan layanan keterampilan gratis menjadi salah satu cara menunjukkan bahwa sekolah kejuruan bukan hanya tempat belajar, tetapi juga dapat hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (neng/neng)