Ketua RT003, Selmy Ry, mengatakan, permintaan warga agar pasien positif Covid-19 yang berada di wilayahnya segera dievakuasi ke Rumah Sakit telah disampaikan ke Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, dan Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.
Ketua RT003, Selmy Ry, mengatakan, permintaan warga agar pasien positif Covid-19 yang berada di wilayahnya segera dievakuasi ke Rumah Sakit telah disampaikan ke Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, dan Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.

sergap.id, KUPANG – Warga RT 003, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, meminta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kupang segera mengevakuasi dua pasien positif Covid-19 yang sampai saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumah sendiri.

“Soalnya warga di sini menanyakan terus kepada saya, apakah pasien positif Covid-19 sudah di bawa ke rumah sakit atau belum? Saya jawab, sementara ini pasien sedang isolasi diri di rumah mereka sendiri,” ujar Ketua RT003, Selmy Ry, kepada SERGAP, Rabu (10/6/20).

Selmy mengaku mengaku kecewa dengan cara kerja Dinas Kesehatan Kota Kupang dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kupang yang lamban menangani pasien Covid-19.

“Katanya Dinas Kesehatan bersama Tim Gugus Tugas akan datang mengevakuasi pasien bersama keluarganya ke rumah sakit hari ini, tapi sampai dengan jam 11 siang ini, mereka belum muncul juga,” ucap Selmy.

Selmy mengatakan, setiap hari, warganya selalu menemuinya dan bertanya kepadanya, kenapa pasien corona itu belum dibawa dan diisolasi di Rumah Sakit? Pertanyaan ini muncul karena warga takut terjadi transmisi lokal Covid-19 di lingkungan RT003.

“Yang saya takutkan kalau warga bertindak secara massa terhadap pasien dan keluarganya,” katanya.

Namun Selmy memastikan, warganya tidak akan berbuat sesuatu yang melanggar hukum.

“Tiap malam saya bersama Ketua RW, Anggota Polsek Maulafa, Bhabinkamtibmas, Security Perumahan Anggrek Anggrek Residence, dan beberapa warga selalu pantau warga yang keluar masuk di kompleks perumahan ini,” paparnya.

Menurut Selmy, permintaan warga agar pasien segera dievakuasi ke Rumah Sakit telah ia sampaikan kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, dan Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man.

“Pak Wakil bilang ke saya, dia sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas untuk turun ke lokasi. Pak Wakil Wali Kota tahu bahwa pasien ini sudah dievakuasi  ke rumah sakit, tapi ternyata belum sampai saat ini. Pak Wakil marah, kenapa pasien tidak diisolasi di Rumah Sakit,” ungkapnya.

Walau begitu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang telah menugaskan Kepala Puskesmas Sikumana untuk menenangkan warga RT 003 sekaligus memberikan penjelasan tentang penanganan pasien Covid-19.

“Rencananya pasien akan dijemput besok pagi (Kamis, 11 Juni 2020), biar jangan kelihatan rame. Saya himbau warga jangan panik dengan keadaan ini,” pinta Kepala Puskesmas Sikumana dr. Maria Veronica Ivonny Dondao Ray saat ditemui SERGAP di salah satu rumah di RT003, Rabu (10/6/20) siang.

BACA JUGA: Dua Pasien Positif Covid-19 Isolasi Diri di Rumah Sendiri

Karena itu, Maria meminta Ketua RT dan warga RT 003 untuk menahan diri dan bekerjasama mengatasi kasus pasien positif Covid-19 tersebut.

“Memang saat ini pasien belum dievakuasi ke Rumah Sakit. Tapi saya harap Ketua RT di sini bisa menjaga ketentraman di komlpeks ini. Saya tahu ini tugas berat bagi Ketua RT untuk mengamankan situasi yang berat ini,” ucapnya.

“Kami mengimbau warga disini agar tetap waspada, selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun, juga tetap ikut protokol kesehatan yang lain,” tutup Maria. (adv/adv)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.