dr. Dela Songkares
dr. Dela Songkares

sergap.id, MBAY – Malam 3 Oktober 2026 menjadi malam duka bagi Nagekeo. Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, mengembuskan napas terakhir di RSUD Aeramo setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan di Puskesmas Kota.

Gonzalo dirujuk ke RSUD Aeramo dalam kondisi kritis. Pukul 19.32 WITA, almarhum tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Aeramo. Namun, bukan lagi dalam kondisi yang memungkinkan untuk diajak berkomunikasi.

Gonzalo sudah tidak sadarkan diri. Denyut nadi tidak teraba. Napas juga sudah tidak ada.

Tim medis pun langsung bergerak. Dokter Dela Songkares bersama tim perawat dan dr. Made, dokter spesialis anestesi, melakukan resusitasi jantung paru (RJP).

Upaya itu dimulai tepat saat Gonzalo tiba di IGD. Menit demi menit berlalu. Tim medis terus berupaya mengembalikan tanda-tanda kehidupan. Namun hingga pukul 20.10 WITA, tanda-tanda kehidupan tidak kunjung muncul.

38 menit. Selama itulah tim medis berjuang sebelum akhirnya perjuangan tersebut harus berakhir.

“Resusitasi jantung paru dilakukan oleh saya, perawat dan Dokter Made, spesialis anestesi, dari pukul 19.32 sampai pukul 20.10 WITA. Pasien dinyatakan meninggal pada pukul 20.10 WITA,” ungkap Dela saat dikonfirmasi SERGAP, Sabtu malam sekitar pukul 21.45 WITA.

Pukul 20.10 WITA akhirnya menjadi waktu yang tercatat sebagai akhir kehidupan Wakil Bupati Nagekeo itu.

Tentang penyebab kematian, Dela menyebut berdasarkan gejala dan kondisi pasien ketika tiba di IGD, Gonzalo diduga mengalami serangan jantung.

“Dari gejala, diduga almarhum meninggal karena serangan jantung,” tegasnya.

Kabar itu pun menyebar dan membawa duka bagi keluarga, jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo serta masyarakat. (sg/sg)