Pater Alex Dhae
Pater Alex Dhae saat dirawat di sebuah klinik di Madagaskar, Senin (13/9/21).

sergap.id, MADAGASKAR – Dua misionaris Serikat Sabda Allah atau SVD asal Flores, NTT, yang bertugas di Madagaskar, sebuah negara di Samudra Hindia, lepas pesisir timur Afrika, diserang bandit di tempat tinggal mereka.

Serangan tersebut membuat Pater Alex Dhae dan Pater Boris mengalami luka parah.

Serangan itu terjadi pada Senin, 13 September 2021. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi tempat tinggal mereka berantakan, serta kedua misionaris itu terluka parah.

Pater Alex berasal dari Paroki Wolosambi, Keuskupan Agung Ende dan ditahbiskan pada tahun 1986. Selama ini melayani di Vicaire et Formateur, Madagaskar. Sementara Pater Boris merupakan imam muda yang baru ditahbiskan tahun lalu.

Dalam pesannya yang dikirim ke kerabatnya di Indonesia, Pater Alex menyatakan, awalnya para bandit menyerang Pater Boris.

“Bandit dua orang membawa parang menyerang Pater Borise di kamarnya. Dia terluka di kepala, tangan kiri (dan) kanan, lalu diikat. HP dan uangnya dibawa bandit,” tulisnya.

Setelah itu, kata Pater Alex, mereka menyerangnya di kantor yang tersambung dengan kamar tidur.

“Saya terluka di kepala. Semua jari terpotong, kecuali jari telujuk, juga kaki kanan,” ujarnya.

Para bandit, kata Pate Alex, juga membawa dua HP-nya dan sejumlah uang.

Ia menjelaskan, setelah situasi agak aman, ia mengeluarkan mobilnya dari garasi.

“Saya menyetir dengan tangan kiri menuju istana uskup, meminta bantuan dari seorang teman misionaris untuk membawa kami ke poliklinik, guna mendapatkan perawatan,” katanya.

“Sekarang (keadaan kami) sudah membaik, namun masih menruskan perawatan, dan masih trauma,” pungkasnya. (pel/las)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here