Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Domi Mere
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Domi Mere.

sergap.id, KUPANG – Dua hari terakhir tidak ada penambahan jumlah pasien positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab di Lab PCR RSUD W.Z Yohanes Kupang.

Senin (1/6/20) kemarin, sebanyak 46 sampel swab dinyatakan negatif. Hari ini pun sama, yakni sebanyak 27 sampel swab yang berasal dari Kabupaten Ende dan Kota Kupang, dinyatakan negatif atau nol positif Covid-19.

“Hari ini juga sama, semuanya negatif,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Domi Mere, kepada SERGAP di Kupang, Selasa (2/6/20) sore.

Domi menjelaskan, 27 spesimen swab yang diumumkan hari merupakan rujukan dari RSUD Ende sebanyak 8 sampel, serta sisanya berasal dari RSUD W.Z Yohanes Kupang, RS Siloam Kupang, dan RST Wirasakti Kupang.

“Sampel (27) ini adalah sampel yang dihimpun dari beberapa waktu yang lalu. Ini menjadi prioritas pemeriksaan untuk menjaga kualitas sampelnya. Karena kalau tidak kualitas sampelnya bisa menurun,” katanya.

Menurut dia, sampel swab yang baru diambil dari beberapa kabupaten seperti dari Sumba, Flores bagian Barat, dan Flores bagian Tengah, sedang diperiksa di Lab PCR RSUD WZ Yohanes Kupang.

Karena itu, jumlah pasien positif Covid-19 di NTT masih seperti kemarin, Senin (1/6/20), yakni 97 orang positif, sembuh 14, sedang dirawat 82, dan 1 meninggal. Rinciannya adalah:

  1. Kabupaten Sikka 27 kasus
  2. Kota Kupang 27 kasus (16 dirawat, 10 sembuh, 1 meninggal dunia)
  3. Kabupaten Manggarai Barat 14 kasus (12 dirawat, sembuh 2)
  4. Kabupaten Sumba Timur 8 kasus (7 dirawat, sembuh 1)
  5. Kabupaten Ende 9 kasus
  6. Kabupaten TTS 4 kasus (3 dirawat, 1 sembuh)
  7. Kabupaten Rote Ndao 2 kasus
  8. Kabupaten Flores Timur 2 kasus
  9. Kabupaten Nagekeo 3 kasus
  10. Kabupaten Manggarai 1 Kasus

Domi menambahkan, siang tadi, pihaknya melakukan video konferens dengan seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di NTT, juga mengikutsertakan Direktur Promosi Kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI, untuk memberikan masukan sebagai bahan persiapan pemberlakukan kebijakan new normal yang akan dimulai pada tanggal 15 Juni 2020.

“Beberapa protokol (kesehatan) harus dipersiapkan, baik di tingkat provinsi maupun sampai di tingkat RT/RW,” tutupnya. (cis/cis)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.