mantan Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla
Mantan Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla saat ditahan Kejati NTT.

sergap.id, KUPANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan mantan Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla, yang menjadi tersangka dalam kasus pengalihan aset tanah milik pemerintah seluas 30 haktare di Labuan Bajo, ibu kota Manggarai Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, mengatakan, penahanan terhadap Dulla dilakukan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuan Bajo menyatakan berkas tersangka sudah lengkap.

“Penyidik Kejaksaan NTT secara resmi telah menahan tersangka saat penyerahan tahap dua berkas dan tersangka dari penyidik kepada JPU. Penahanan dilakukan setelah JPU Kejaksaan Negeri Labuan Bajo memeriksa dan dinyatakan berkas tersangka lengkap,” ujar Abdul Hakim seperti dikutip SERGAP dari ANTARA, Rabu, (10/321).

Mantan Bupati Manggarai Barat dua priode ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) II B Kupang selama 20 hari hingga dimulainya proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Abdul menjelaskan, JPU segera melimpahkan tersangka, berkas dan barang bukti ke Pengadilan Tipikor untuk menjalani persidangan.

Dalam kasus mafia tanah di Labuan Bajo ini, negara dirugikan sebesar Rp 1,3 triliun.

Kuasa Hukum Agustinus Ch Dulla, Frans Tulung, mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada penyidik.

“Kita ikuti saja proses yang sudah dilakukan. Beliau sudah ditahan, kita ikuti saja. Kami akan segera ajukan penangguhan penahanan, karena beliau masih dalam tahap pemulihan kesehatan setelah sembuh dari paparan COVID-19,” ucapnya.

Tulung berharap, proses hukum terhadap Dulla cepat dilakukan agar segera ada kepastian hukum. (ant/lem)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here