Mobil milik Sopir Kapolres Nagekeo yang dilempar para pemuda asal Lape.
Mobil milik Sopir Kapolres Nagekeo yang dilempar para pemuda asal Lape.

sergap.id, MBAY – Penyelidikan dan Penyidikan kasus penyerangan dan pengrusakan rumah jabatan (rujab) Kapolres Nagekeo yang terjadi pada hari raya Natal 2020 terus berlanjut.

Selain telah menetapkan 13 tersangka, polisi juga memeriksa salah satu Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo asal Partai Demokrat, Lasarus Lasa.

Lasarus diperiksa pada Rabu (30/12/20), mulai  pukul 09.30 Wita hingga pukul 14.31 Wita.

Lasarus tiba di Polres Nagekeo sekitar pukul 09.28 Wita. Ia datang seorang diri dan langsung menuju ruangan Kanit Pidum Polres Nagekeo.

Lasarus di periksa oleh Kanit Pidum, Bripka Bachtar Rivai, yang didampingi tiga anggotanya, yakni Briptu. Wilbrodus Wua, Bripda. Fadil Bahsuan, dan Bripda. Steven Pula.

Saat diperiksa, Lasarus dicecar 34 pertanyaan.

Usai diperiksa, Lasarus enggan memberi keterangan kepada wartawan. Dia hanya mengangkat kedua tangannya memberi sinyal bahwa dia tak mau berkomentar.

BACA JUGA: Rujab Kapolres Nagekeo Diserang Puluhan Pemuda, Kaca Mobil Pecah, Sepeda Motor Rusak

Kapolres Nagekeo, AKBP. Agustinus Hendrik Fai, SH.M.Hum, melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu. Mahdy Ibrahim SH, mengatakan, Lasarus diperiksa sebagai saksi kasus penyerangan dan pengerusakan rujab Kapolres Nagekeo.

Ditanya apakah Lasarus merupakan aktor dibalik kasus tersebut? Ibrahim menjawab, pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi.

“Nanti baru kita simpulkan apakah ada aktor intelektual atau tidak,” ujarnya.

Kata Ibrahim, apabila dalam pengembangan penyidikan ditemukan adanya indikasi keterlibatan Lasarus, dan disimpulkan ada keterlibatan Lasarus, maka tidak menutup kemungkinan status Lasarus akan ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka.

Selain memeriksa Lasarus, lanjut Ibrahim, pihaknya telah menetapkan 13 tersangka. Sedangkan 6 orang lainnya masih dalam pengejaran polisi, yakni YT, GT, ET, GN, BN, dan YB.

“Semua terduga pelaku akan diancam dengan Pasal 170 KUHP, subsider 406, jo pasal 55 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” ucapnya.

Berikut nama-nama tersangka kasus penyerangan dan pengrusakan rujab Kapolres Nagekeo pada hari Jumat 25 Desember 2020 sekira pukul 20.00 Wita:

  1. AKN (19 tahun)
  2. PRG alias R (18 tahun)
  3. PAN alias U (18 tahun)
  4. MGD alias D (18 tahun)
  5. YT Alias J (19 tahun)
  6. ML Alias M (19 tahun)
  7. FB alias E (28 tahun)
  8. LEl Alias L (26 tahun)
  9. YB alias Y (28 tahun)
  10. YL Alias YL (24 tahun)
  11. A (19 tahun)
  12. YT alias Y (28 tahun)
  13. RW Alias R (20 tahun) (sg/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here