sergap.id, MBAY- Ishak J. Bebi, Lurah Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, melantik Ketua dan Pengurus Karang Taruna Kelurahan Danga “Karta Sepeda” pada Kamis 10 Oktober 2019.

Acara pelantikan dilaksanakan di aula Kantor Lurah Danga dan dihadiri oleh Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kristoforus Aja, Kepala Puskesmas  Danga, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo menyambut baik inisiatif para pemuda dalam membentuk organisasi karang taruna.

“Saya memberikan apresiasi terbentuknya Karang Taruna Kelurahan Danga. Ketika anak muda berupaya ambil bagian dalam tata kelola pemerintahan, walau pun dalam bidang sosial, hal ini merupakan kekuatan bagi pemerintah,” katanya.

“Masa depan akan selalu ada. Hari ini adalah sejarah,” imbuhnya.

Menurut dia, lambang dari kehidupan sebuah wilayah adalah pemuda yang bergerak dan tidak menunggu didorong oleh pihak lain untuk berkarya.

“Membangun sebuah komunitas adalah hal yang sangat penting, sebab melalui komunitas atau organisasi, kita dapat berdiskusi mencari solusi untuk berbagai permasalahan yang sedang terjadi. Hari ini saya menantang pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Danga untuk ikut ambil bagian dalam upaya menjaga kebersihan kota,” ucapnya.

“Wilayah Danga ini sangat rawan banjir. Semoga ada hal baik yang dapat diupayakan anak-anak muda untuk mencegah dan mengatasi hal ini, di luar hal-hal baik lainnya,” ujarnya, berharap.

Ketua Karta Sepeda Danga, Mario Wilrid M Mbulang, mengatakan, subjek pembangunan adalah pemuda.

“Karena itu pemuda harus berproses melalui aksi nyata, yaitu terlibat dalam pembangunan, bukan sekedar menggaungkan slogan perubahan,” katanya.

Mario menjelaskan, Karta Sepeda akan fokus pada masalah kebersihan kota dan penguatan ekonomi kaum muda.

“Kami akan fokus pada kebersihan wilayah dan membuka usaha, misalnya usaha warung. Ini untuk mendukung kaum muda memperoleh penghasilan,” tegasnya.

Mario menambahkan, Karta Sepeda akan mendukung berbagai program pembangunan yang digagas oleh pemerintah.

Sebab pemuda Danga yang tergabung dalam Karang Taruna Sepeda adalah pemuda yang berproses melalui aksi nyata, bukan pemuda yang hanya sekedar membangun jargon atau slogan tentang perubahan.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan panggilan nurani, kami perlu menggambarkan perjalanan konsolidasi sebelum kami di lantik hari ini. Kami sebagai pemuda membutuhkan ruang untuk menyalurkan hobby, minat dan bakat, demi pengembangan kapasitas pemuda yang tetap mengedepankan budaya gotong royong dan berwatak sosial,” katanya.

Lanjut Mario, Kelurahan Danga merupakan jantung ibu kota Kabupaten Nagekeo yang memiliki jumlah penduduk padat dari berbagai macam suku, budaya dan agama.

Hal ini yang perlu kita kelola secara profesional untuk menjadi modal sosial dalam membangun daerah.

“Perkelahian antar kampung di kelurahan Danga pernah terjadi, hal ini karena pemuda belum di pandang penting dan strategis dalam pembangunan. Karena itu hari ini adalah hari paling bersejarah bagi kami pemuda di Danga dan ini akan menjadi tonggak kebangkitan untuk mewujudkan perubahan dalam semangat keliatan,” pungkasnya.(sg/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.