Kanit 1 Subdit III Ditreskrimsus Polda NTT, AKP. Budi Guna Putra,SIK (baju putih), dan Kasubdit Penmas Polda NTT, Kompol. Samuel Koehuan.
Kanit 1 Subdit III Ditreskrimsus Polda NTT, AKP. Budi Guna Putra,SIK (baju putih), dan Kasubdit Penmas Polda NTT, Kompol. Samuel Koehuan.

sergap.id, KUPANG – Setelah menetapkan SS dan AYTL sebagai tersangka, kini penyidik Topidkor Polda NTTT kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek Awololong, yakni MAB yang berperan sebgai Konsultan Perencana Proyek Awololong.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan Kanit II Tipidkor, Ditreskrimsus Polda NTT, AKP. Budi Guna Putra, S.I.K pada Kamis (6/5/21) siang.

“Iya, MAB sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan Pasal 55 KUHAP,” kata Budi kepada aktivis Amppera Kupang, Emanuel Boli dan Yohanes Halimaking.

Budi menjelaskan, penetapan MAB sebagai tersangka telah dilakukan sejak April 2021, dan sesuai petunjuk JPU, aset kontraktor telah disita dan berkas dua jilid (P19) telah disiapkan untuk dilimpahkan kembali ke JPU.

“Bukan hanya MAB saja ditetapkan sebagai tersangka, akan ada penambahan tersangka lagi,” katanya.

Menurut Budi, pihaknya tidak hanya menyita aset milik kontraktor, tapi juga menyita asel milik SS.

Soal aset apa saja yang telah disita, kata Budi, akan disampaikan dalam acara jumpa pers nanti.

Ia menambahkan, belum lama ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Apol Mayan, kembali diperiksa  oleh penyidik Polda NTT.

Aktivis Amppera Kupang, Damasus Lodolaleng, berharap, penyidik tidak lamban dalam penanganan kasus Awololong. Sebab, kata dia, masyarakat sangat menanti kepastian hukum kasus Awololong.

  • Periksa Bupati Lembata

Alfons Making, aktivis Amppera lainnya, mendesak penyidik Tipidkor Polda NTT segera memeriksa Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur.

Making mengingatkan penyidik tidak tebang pilih menetapkan tersangka Awololong.

“Siapapun yang terlibat harus diproses hukum, termasuk Yentji Sunur. Bupati Lembata itu harus diperiksa, jika tidak, kami akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di Polda NTT,” tegasnya. (amp/red)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here