Penyelundupan Hewan lewat pantai Maurole, Kabupaten Ende tujuan Jeneponto.
Penyelundupan Hewan lewat pantai Maurole, Kabupaten Ende tujuan Jeneponto.

sergap.id, MAUROLE – Penyelundupan hewan produktif masih saja terjadi via Maurole, Kabupaten Ende, tujuan Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kejahatan yang dilakukan oleh para pedagang hewan asal Jeneponto ini diduga melibatkan aparat keamanan dan petugas Karantina Ende.

Sabtu (25/7/20) kemarin, penyelundupan lewat pantai yang tak memiliki dermaga itu kembali terjadi. Hewan ditarik ke tengah laut dengan cara berenang lalu dinaikan ke kapal.

Sementara sejumlah petugas Karantina memantau dari jauh sambil menikmati minuman keras jenis bir.

Warga setempat menyebut, sapi, kerbau dan kuda yang diselundupkan setiap dua minggu sekali tersebut tak memiliki dokumen resmi.

Karena itu, warga meminta Bupati Kabupaten Ende, Gubernur NTT dan Kapolda NTT bertindak tegas. Sebab populasi sapi, kerbau dan kuda di Ende terus berkurang, bahkan terancam punah.

“Ini masalah besar, tapi kenapa aparat penegak hukum diam saja?,” ujar Markus, warga Maurole.

Menurut dia, sehari sebelum pemuatan hewan, biasanya petugas Karantina Ende sudah lebih dahulu datang ke Maurole.

Malam harinya terjadi pertemuan antara petugas Karantina dengan para pedagang, dan disitu terjadi negoisasi. Jika ada hewan betina  produktif  yang akan dimuat, maka 1 ekor dibandrol Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Jika deal, maka transaksi langsung dilakukan dan petugas Karantina pulang bawa uang suap.

“Kami tidak tahu mau lapor kemana? Ini sindikat besar, karena melibatkan aparat penegak hukum dan pihak Karantina. Pemuatan hewan dilakukan di siang bolong, warga juga ikut menonton, tapi tidak ada sikap tegas dari aparat keamanan,” kata Markus.

Markus menambahkan, hasil pantauannya sudah ratusan ekor hewan yang diselundupkan lewat Maurole.

“Kami harap ada perhatian serius dari Bupati, Gubernur, dan Kapolda NTT,” pungkasnya. (sg/sg)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.