Pagi ini menandai peningkatan 15 kematian dan 688 kasus dengan total 1.975 infeksi virus.
Pagi ini menandai peningkatan 15 kematian dan 688 kasus dengan total 1.975 infeksi virus.

sergap.id, INFO – Korban meninggal dunia akibat teror virus corona terus bertambah. Kini, korban meninggal sudah mencapai 56 orang.

Seperti yang dilansir dari Associated Press (AP), virus baru ini penyebarannya sangat cepat di China dan kini total korban meninggal sudah mencapai 56 orang.

Pemerintah China menyebut situasi ini sangat genting dan membatasi semua perjalanan warganya.

Angka-angka yang dilaporkan Minggu pagi ini menandai peningkatan 15 kematian dan 688 kasus dengan total 1.975 infeksi virus.

Pemerintah juga melaporkan lima kasus di Hong Kong, dua di Makau dan tiga di Taiwan. Sejumlah kecil kasus juga telah ditemukan di Thailand, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Vietnam, Singapura, Malaysia, Nepal, Prancis dan Australia.

Kanada mengatakan menemukan kasus pertamanya, pria berusia 50-an yang baru-baru ini terbang dari Wuhan ke Guangzhou, Cina, dan kemudian ke Toronto.

Sebelumnya, Presiden China, Xi Jinping, pada hari Sabtu telah memberikan pernyataan terkait penyebaran virus mematikan dari Wuhan ini.

Dia menyebut penyebaran Corona merupakan situasi yang sulit bagi China.

Pemerintah China juga tengah melakukan pembangunan kilat sebuah rumah sakit khusus di Wuhan untuk merawat pasien terinfeksi virus corona.

Direncanakan akan ada 1.000 ranjang di rumah sakit yang dijadwalkan selesai dibangun dalam waktu hanya 10 hari itu. Kini ada kurang lebih 1.200 orang terinfeksi virus corona.

BACA JUGA: 

Virus yang berasal dari Wuhan China itu tengah menjadi perhatian masyarakat internasional. Virus dengan karakteristik mirip SARS dan memiliki risiko kematian ini telah menyebar ke berbagai negara.

Selain China, jumlah negara yang mengonfirmasi terinfeksi virus corona pun  terus bertambah hanya dalam hitungan hari.

Sampai dengan hari ini, terdapat 13 negara, termasuk China, yang mengonfirmasi adanya kasus tersebut. Berikut ini 12 negara lain yang mengkonfirmasi adanya temuan kasus virus corona:

  1. Kanada

Pada Sabtu (25/1/2020), Kanada, baru saja mengkonfirmasikan temuan kasus virus corona pertama mereka.  Melansir dari Reuters, Pejabat Kesehatan Ontario mengatakan dalam sebuah konferensi pers, pada 22 Januari 2020, seorang pria tiba di Toronto dan dirawat di rumah sakit pada hari berikutnya setelah mengalami penyakit pernafasan.

Pria berusia 50-an tahun ini sebelumnya melakukan perjalanan ke Kota Wuhan, China. Pria tersebut dikonfirmasi menjadi kasus pertama di Kanada usai hasil laboratorium provinsi menyatakan positif. Adapun, pria tersebut saat ini tengah dirawat di rumah sakit umum dalam kondisi stabil. Saat ini tengah diselidiki kontak orang tersebut dengan orang lain sejak tiba di Toronto.

  1. Jepang

Mengutip dari Rappler, pada 16 Januari 2020, Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi kasus pertamanya. Virus corona dikonfirmasi menginfeksi seorang pria yang baru saja mengunjungi Wuhan.

Kemudian, pada Jumat (24/1/2020), Otoritas Kesehatan Jepang mengonfirmasi kasus kedua.   Kantor berita Kyodo melaporkan pasien merupakan pria usia 40-an tahun yang berasal dari Wuhan dan dalam perjalanan ke Jepang.

  1. Singapura

Pada Kamis (23/1/2020), negara ini melaporkan temuan kasus virus corona pertamanya.  Pasien merupakan seorang pria berusia 66 tahun dari Wuhan yang tiba di Singapura bersama keluarganya pada Senin (19/1/2020).

Pria tersebut mengalami sakit tenggorokan meski tak demam selama perjalanan menuju Singapura. Temuan tersebut membuat aparat Singapura mensterilkan dan menutup kamar di Hotel Shangri-La Rasa Sentosa yang sempat dihuni pria tersebut.

Wakil Direktur Eksekutif Grup Shangri-La untuk Asia Tenggara dan Australasia Josef Dolp mengatakan, mereka saat ini tengah menggiatkan proses pembersihan terkait penyebaran virus corona.

  1. Malaysia

Pada Sabtu (25/1/2020), negara tetangga Indonesia ini juga mengonfirmasi kasus virus corona pertamanya. Melansir dari Reuters, Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad mengatakan orang yang terinfeksi adalah perempuan berusia 65 tahun dan dua cucu mereka berusia 11 dan 2 tahun.

Perempuan itu adalah istri pria berusia 66 tahun yang positif terinfeksi virus corona di Singapura.

  1. Korea Selatan

Pada 20 Januari 2020, Korea Selatan mengonfirmasi kasus pertama infeksi virus corona. Virus corona menginfeksi wanita 35 tahun yang terbang dari Wuhan, China. Hal tersebut dikonfirmasi usai Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) perempuan tersebut dinyatakan positif terinfeksi jenis virus corona terbaru.

  1. Taiwan

Pada 22 Januari 2020, Taiwan mengonfirmasi kasus virus corona pertamanya. Virus corona menginfeksi perempuan Taiwan berusia 50-an tahun yang tinggal dan bekerja di Wuhan. Saat sampai di Bandara Taiwan, ia dilarikan ke rumah sakit karena menunjukkan gejala virus corona dari demam batuk hingga sakit tenggorokan.

Pemerintah Taiwan tetap meminta masyarakatnya untuk tidak panik atas temuan kasus tersebut. Sebab, wanita itu telah diidentifikasi segera setelah dia tiba di Taiwan.

  1. Thailand

Pada Jumat (24/01/2020), Kementerian Kesehatan Thailand mengonfirmasi dua kasus misterius menyerupai SARS yang menginfeksi 2 turis asal Wuhan, China. Awalnya, temuan kasus bermula pada Senin (13/1/2020) saat alat pemindai suhu tubuh yang ada di Bandara Suvarnabhumi, Thailand mendeteksi gejala virus corona di tubuh perempuan berusia 74 tahun.

Saat dibawa ke rumah sakit, ia didiagnosis mengalami pneumonia terkait virus corona. Sebelumnya Rabu (08/01/2020) turis China lainnya didiagnosis gejala infeksi virus corona.

  1. Amerika Serikat

Pada Selasa (20/1/2020), Amerika Serikat melaporkan kasus pertamanya.  Virus corona dilaporkan menginfeksi pria yang kembali ke Washington usai kunjungannya ke Wuhan.

Pada Jumat (25/01/2020) kasus kedua di AS juga kembali dikonfirmasi. Perempuan 60 tahun dirawat di Rumah Sakit Chicago usai dari datang dari Wuhan pada 13 Januari 2020.

  1. Vietnam

Vietnam juga mengonfirmasi adanya dua warga negara China di negara tersebut dinyatakan positif terjangkit virus corona. Mengutip dari Rappler, seorang pria yang bermukim di Ho Chi Minh City diketahui terinfeksi virus corona dari ayahnya yang berlibur ke Vietnam pada 13 Januari lalu dari Wuhan, China.

Wakil Menteri Kesehaan Vietnam Nguyen Truong Son mendesak semua tindakan pencegahan untuk mengindari penyebaran.

  1. Nepal

Nepal juga menjadi negara yang melaporkan kasus virus corona. Ini menjadi kasus pertama yang terjadi di Asia Selatan menurut Reuters dan AFP.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Nepal pada Jumat (24/1/2020), seorang siswa Nepal pulang ke rumah untuk liburan tahun baru Imlek dari sekolahnya di Wuhan. Ia dinyatakan positif terjangkit virus korona seusai dilakukan tes pendahuluan dan dikonfirmasi akhir oleh WHO Collaborating Center di Hongkong.

Pada 9 Januari 2020, pelajar berusia 30-an tersebut tiba di Nepal. Dia kemudian pergi ke Rumah Sakit Penyakit Menular Tropis dan Infeksi Sukaraj di Khatmandu. Ia ke sana seusai mengalami demam selama empat hari dan mengalami masalah pernapasan.

  1. Perancis

Pada Jumat (24/1/2020), Perancis mengonfirmasi penyebaran virus masuk ke negaranya. Total tiga orang yang positif terjangkit virus ini, dua dirawat di rumah sakit di Paris dan satu lainnya di Bordeaux. Menteri Kesehatan Perancis Agnes Buzyn mengatakan, pihak berwenang telah memastikan dua kasus tersebut menjadi kasus pertama di Eropa dan kemungkinan akan lebih banyak kasus lagi di negara itu.

Buzyn juga telah memberikan konfirmasi atas kasus ketiga dalam kesempatan terpisah pada hari yang sama. Orang tersebut merupakan kerabat dari salah satu dari dua orang sebelumnya.

  1. Australia

Pada Sabtu (25/1/2020), Australia juga mengonfirmasi kasus virus corona mereka.  Melansir dari ABC, kasus virus corona yang dikonfirmasi Australia adalah seorang pria yang diisolasi Rumah Sakit Melbourne. Otoritas Kesehatan New South Wales saat ini memiliki tujuh kasus yang tengah diselidiki. Dua diantaranya positif virus corona. Keduanya merupakan pria yang baru saja kembali dari China. (el/jn)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.