Sehari-hari, korban diketahui sebagai pengembala ternak kambing. Ia merupakan anak ke 5 dari 6 bersaudara.
ilustrasi

sergap.id, WAINGAPU – DRM (45) ditemukan tewas di kamar belakang rumah panggung orang tuanya, di Waingapu. DRM merupakan salah satu camat di Kabupaten Sumba Timur.

“Diduga bunuh diri dengan cara gantung diri,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna seperti dikutip SERGAP dari detik.com, Rabu (21/7/2021) malam.

Rishian menjelaskan, jasad DRM ditemukan pada Selasa, 20 Juli 2021 pukul 11.30 Wita. Polisi telah memeriksa beberapa saksi dan mendapati keterangan bahwa DRM sempat minta untuk ditinggalkan sendiri di rumah, dengan alasan mau istirahat.

“Sekitar pukul 11.20 Wita, korban menyuruh saksi atas nama Klemens dengan saksi atas nama Lukas menutup semua pintu dan jendela rumah panggung, dengan alasan untuk istirahat,” beber Krisna.

Krisna menyebut saksi lainnya, yakni Kornelis, datang ke rumah orang tua korban dan tak mendapati adanya penghuni di dalam rumah. Kornelis kemudian menemui Klemens dan Lukas.

“Saat kedua saksi masuk di dalam kamar milik saksi Lukas, kedua saksi mendapati korban yang sedang tergantung,” terang Krisna.

“Melihat kejadian tersebut, kedua saksi berteriak sambil menangis,” sambung Krisna.

Krisna menyampaikan, berdasarkan keterangan keluarga, DRM mengalami sulit tidur, sering menyendiri dan menutup diri dari keluarga sejak istrinya meninggal karena COVID-19. DRM diduga depresi kemudian nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

“Tidak ada yang mengetahui motif korban melakukan bunuh diri. Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, setelah istri korban meninggal dunia karena COVID-19 pada 20 Mei 2021, korban kepikiran, susah tidur, sering menyendiri, dan jarang berkomunikasi dengan pihak keluarga,” ungkap Krisna.

“Dimungkinkan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dikarenakan depresi semenjak meninggalnya istri korban karena COVID,” imbuh Krisna. (rbk/dtk)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here