sergap.id, BOLAN – Hujan deras disertai angin kencang dan putting beliung memporakporanda 28 unit rumah di Desa Tahak Railor dan Desa Fahi Luka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT.

Badai ini terjadi pada pukul 13.00 Wita, Senin (10/2/20).

Awalnya, dua desa ini diguyur hujan lebat. Namun 30 menit berselang tiba-tiba muncul angin kencang dan puting beliung disertai suara gemuruh menghancurkan rumah warga.

Walau begitu, sebagian warga tetap berlindungi di dalam rumah. Di bawah guyuran hujan, mereka menyaksikan sendiri bagaimana atap rumah mereka terbongkar akibat diterjang angin kencang dan puting beliung.

Tercatat rumah yang hancur di Desa Tahak Railor sebanyak 17 buah, dan di Desa Fahiluka 11 rumah.

Selain rumah hancur, sejumlah pohon besar pun tumbang, serta terdapat tiga warga yang mengalami luka-luka, dua dari Desa Railor Tahak atas nama Simon Bere Taek dan Edy Nesi, serta satu dari Desa Fahiluka atas nama Maria Selviana Seuk.

Korban luka itu akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pada saat yang sama, kilat juga menyambar dua ekor sapi di Desa Fahi Luka. Dalam sekejab sapi tersebut tewas di tempat.

Salah satu rumah warga yang hancur diterjang angin kencang disertai puting beliung, Senin (10/2/20) siang.

Usai kejadian, tim Tagana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka langsung turun ke Tempat Kejadian (TK) untuk mendata jumlah kerusakan dan jumlah korban akibat bencana angin puting beliung tersebut. (fecos)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.