Dus Reo
Dus Reo

sergap.id, BAJAWA – Walau baru diresmikan pada awal 2020 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 517/M/2020, namun calon mahasiswa baru yang mendaftar di Sekolah Tinggi Pertanian Bajawa Flores (STIPER-FB) telah mencapai ratusan orang.

“Sampai sekarang sudah 160 orang. Target kita tahun ini 200 orang,” ujar Wakil Ketua II STIPER-FB, Dus Reo, kepada SERGAP, awal pekan kemarin.

Menurut dia, pendaftaran mahasiswa baru akan ditutup pada tanggal 19 Agustus 2020 mendatang. Calon mahasiswa tidak dikenakan biaya pendaftaran, juga bebas biaya ordik, SKS, dan sumbangan pembangunan.

Para mahasiswa hanya diwajibkan membayar uang kuliah sebesar Rp 5 juta per semester.

“Kita memiliki 20 orang dosen tetap,” ucapnya.

Dus menjelaskan, STIPER bernaung di bawah Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ngada (Yasukda), dan program studi (prodi) yang dibuka untuk tahun akademik 2020-2021 adalah program sarjana agroteknologi dan peternakan.

Kekhasan prodi agroteknologi adalah penguatan kompetensi kelulusan dalam bidang pertanian tanaman pangan, berbasis karakteristik wilayah dan potensi lokal NTT, serta penguasaan kompetensi aspek pembangunan pertanian berkelanjutan.

Mata kuliah khususnya adalah budidaya tanaman kopi, budidaya tanaman bambu, agroforestry, industri kopi, dan industri bambu.

Sedangkan kekhasan prodi peternakan adalah menghasilkan lulusan unggul dalam hal pengembangan IPTEK berbasis karakteristik wilayah NTT dengan mengutamakan pemanfaatan potensi lokal dan kewirausahaan.

STIPER memiliki visi Terdepan Mewujudkan SDM Unggul, Pangan Berkualitas, dan Pembangunan Berkelanjutan, melalui misi:

  1. Menyelenggarakan tridharma Perguruan Tinggi yang humanis, berkeadilan, berkesetaraan, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan IPTEK yang fokus pada enterpreneur bidang pertanian dan peternakan sesuai dengan lingkungan dan budaya Flores, NTT.
  2. Penyelenggarakan penguatan tata kelola STIPER-FB berdasarkan prinsip good university governance dan kampus merdeka, serta meningkatkan kualitas SDM dan sarana prasana.
  3. Menyelenggarakan sekolah vokasi dan pemberdayaan masyarakat, menghasilkan riset berkualitas dan dipercaya masyarakat global, serta menyelenggarakan pendidikan yang berbasis karakter, memenuhi pasar kerja dan berdaya saing internasional.
  4. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha dan industri, serta pemangku kepentingan lainnya yang berdaya saing.
Kantor Yasukda di jalan Piere Tandean, Tanalodu, Bajawa, Ngada, NTT.
Kantor Yasukda di jalan Piere Tandean, Tanalodu, Bajawa, Ngada, NTT.

“Perkuliahan akan dilakukan di Turekisa pada gedung milik pemerintah yang disewapakaikan kepada Yasukda. Perkuliahan akan dimulai bulan September (2020),” tutup Dus. (red/red)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.