Ketua DPRD Kabupaten Kupang,Yosef Lede.

sergap.id, OELAMASI – DPRD Kabupaten Kupang memberi apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang karena berhasil meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Hal ini merupakan sebuah prestasi yang patut dihargai, karena dilandasi rasa tanggungjawab dan kecintaan yang dalam terhadap masyarakat dan daerah Kabupaten Kupang,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yosef Lede, saat memberi sambutan pada acara Pembukaan Sidang II Masa Persidangan III DPRD Kabupaten Kupang Tahun 2017 di Gedung DPRD Kabupaten Kupang, Rabu (30/8/17).

Sementara itu, Bupati Kupang Ayub Titu Eki, menyatakan terima kasih atas dukungan DPRD, sehingga pihaknya mendapat opini WDP dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2016.

“Semua ini dapat terwujud atas kerja keras dan usaha bersama,” kata Ayub.

Dirinya berharap, di tahun-tahun mendatang, hasil kerja keras ini dapat dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan untuk mendapat opini yang lebih baik,.

Bupati Kupang Ayub Titu Eki.

Ayub menjelaskan, realisasi pendapatan daerah tahun 2016 sebesar 96,05 % atau sebesar Rp1.170.495.473.428,25 dari target Rp. 1.218.620.776.400,00.

Belanja Daerah Prosentase 89,79 % dengan realisasi Rp1.379.301.640.935,58 dari target Rp. 1.536.088.525.289,68. Penerimaan Pembiayaan Daerah mendapat prosentase 99,85% dengan realisasi Rp. 318.490.901.473,74 dari target Rp.318.490.901.473,74.

Pengeluaran Pembiayaan Daerah prosentase 100% dengan realisasi Rp. 1.500.000.000.

Ayub berharap, dari angka yang disajikan itu menjadi pijakan bersama dalam menyusun strategi anggaran di masa-masa yang akan datang.

“Saya mengharapkan kerjasama dan pemahaman yang tinggi, disertai dengan ketulusan untuk bergandengan tangan dalam membangun daerah dengan strategi yang mampu mendorong pertumbuhan dan peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat fiskal daerah,” pinta Ayub.  (Dem)

KOMENTAR SESUAI TOPIK DI ATAS

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.